MEDIA SUARA INDO – Wakil Walikota Semarang Ir. H. Iswar Amiruddin, MT menghadiri peringatan hari AIDS sedunia 2025 yang di gelar Gedung Juang Jl. Pemuda Kota Semarang pada hari Minggu tanggal 07/12/2025.
Adapun acara Peringatan hari HIV-AIDS 2025 dengan tema ”Bersama Hadapi Perubahan : Jaga Keberlanjutan Layanan HIV”.

Pada HAS 2025 kali ini panitia mengemas acara dengan melibatkan berbagai lintas sektor mulai dari masyarakat umum, OPD, Layanan kesehatan, OMS dan kelompok komunitas itu sendiri untuk sama – sama memeriahkan. Dalam acara ini juga membuka booth untuk UKM untuk memperkenalkan unit usahanya baik itu makanan, minuman atau jenis usaha lainnya, lalu adanya talk show interaktif dengan menghadirkan para narasumber profisional di bidangnya dalam hal ini Dokter atau penanggung jawab program HIV Puskesmas PDP kota Semarang yang mana dapat memberikan edukasi, termasuk peran dalam penanggulangan HIV – AIDS khususnya monitoring dan evaluasi pada ODHA yang menjalankan pengobatan ARV (Antiretroviral), juga pratek baik yang bisa dibagikan hasil dari kolaborasi yang telah berjalan antara OMS dan Fasyankes termasuk di dalamnya peran petugas penjangkau dan pendamping sebaya.

Kegiatan tersebut di hadiri Wakil Walikota Semarang Ir. H. Iswar Amiruddin, MT, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dani Miarso, SKM, Anggota DPRD Kota Semarang Komisi D Dr. H. Anang Budi Utomo, SMn, M.Pd, Psikologi Unika Soegijapranata Indra Dwi Purnomo, S.Psi, M.Psi, Dinas Provinsi Jawa Tengah, Dinas DP3A Kota Semarang, Dinas Sosial Kota Semarang, dan perwakilan dari beberapa Instansi dan Perusahaan Swasta yang mendukung kegiatan ini.

Acara di tersebut di ramaikan dan di meriahkan berbagai kegiatan diantaranya Senam bersama, bazar UKM Komunitas & Both Sponsorship, Tes HIV gratis, Hiburan tari, Penyerahan Pengharagaan dari Dinas Kesehatan kepada Layanan PDP RS, Puskesmas dan Perusahaan P2 HIV terbaik dan Anggota DTF SPA+, Talkshow Sesi I tentang Kebijakan P2 HIV-TB di Kota Semarang, Talkshow Sesi II tentang Pelaksanaan Layanan PDP di Kota Semarang, Penyerahan bantuan secara simbolis dari BAZNAS kota semarang kepada ODHA di Kota Semarang, pembagian doorprize.
Kegiatan di awali dengan senam bersama dilanjutkan dengan Acara pembuka dengan penampilan Tradisional Dance, Sambutan oleh Ketua Panitia TB Rueben Marvin DW, dalam kesempataan tersebut Rueben mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang telah hadir dalam acara ini. Dengan diadakan acara ini adalah sebagai bentuk positif kepada teman-teman ODHA ODHIV yang ada di kota Semarang, sebagai bentuk dukungan kepada teman-teman.

Sementara itu Wakil Walikota Semarang Ir. H. Iswar Amiruddin, MT dalam sambutannya menyampaikan Pemerintah Kota Semarang memberikan apresiasi kepada kawan-kawan panitia dan juta kepada narasumber serta kawan-kawan yang terlibat dalam proses kegiatan ini. Tema dari Hari Aids kali ini adalah merupakan sebuah makna yang sangat mendalam, menggambarkan semangat hidup untuk sehat dan kebersamaan, ini sebuah kunci agar kemudian kita dapat mematahkan sebuah stikma dimata masyarakat.
Iswar menegaskan bahwa,” Hari Aids Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Desember bukan sebagai agenda tahunan tetapi merupakan momentum global agar kita semakin menguatkan, menguatkan dalam arti rasa kepedulian kita terhadap HIV AIDS”. Di Kota Semarang sendiri komitmen penanggulangan HIV AIDS menjadi bagian dari agenda Kesehatan yang prioritas, katanya.
Dalam acara Talksow tentang “Kebijakan P2 HIV-TB di Kota Semarang” menghadirkan narasumber antara lain Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dani Miarso, SKM, Anggota DPRD Kota Semarang Komisi D Dr. H. Anang Budi Utomo, SMn, M.Pd, Psikologi Unika Soegijapranata Indra Dwi Purnomo, S.Psi, M.Psi.

Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Desember merupakan momentum Global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu HIV dan AIDS, memperkuat solidaritas terhadap Orang dengan HIV AIDS (ODHA) serta mendorong tindakan nyata dalam upaya pencegahan, pengobatan dan penghapusan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA. Di Indonesia, peringatan Hari AIDS Sedunia menjadi bagian penting dari strategi nasional penanggulangan HIV – AIDS yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat dan daerah, serta didukung oleh berbagai pihak yaitu organisasi masyarakat sipil, komunitas dan sektor swasta.
(Sando)
