David Glen Ambil Alih Kepemilikan PSIS Semarang, Angin Segar Bagi Pasukan Mahesa Jenar

0 0
Read Time:1 Minute, 35 Second

MEDIA SUARA INDO – Penggemar Sepak Bola Semarang dikejutkan dengan kabar kepemilikan saham PSIS yang baru. David Glen, yang dikenal sebagai pemilik klub Malut United, dikabarkan resmi menjadi pemilik baru PSIS Semarang.

Kabar tentang kepemilikan baru PSIS ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram Ketua Panser Biru Wareng (@kepareng_wareng).

Unggahan tersebut langsung ramai dibicarakan pendukung Laskar Mahesa Jenar. Dari kabar yang beredar, Yoyok Sukawi dikabarkan telah melepas sekitar 70 persen saham kepada David Glen.

Dengan langkah ini, praktis kendali penuh klub PSIS Semarang kini berada di tangan pengusaha muda tersebut. Masuknya David Glen diharapkan membawa angin segar bagi PSIS yang saat ini tengah terseok-seok di dasar klasemen Grup Timur Pegadaian Championship musim 2025/26.

Banyak pihak meyakini, pengalaman David dalam membangun Malut United bisa menjadi modal penting untuk membenahi tim asal Ibu Koya Jawa Tengah ini. Isu perombakan besar-besaran di tubuh PSIS pun mulai santer terdengar.

Beberapa pemain dikabarkan akan dilepas pada bursa transfer paruh musim, sementara sejumlah nama baru disebut-sebut sudah masuk radar manajemen baru. Tujuannya jelas membangkitkan kembali kejayaan Mahesa Jenar di putaran kedua kompetisi.

Dalam unggahan lain, Wareng terlihat berfoto bersama jajaran DPP Panser Biru dan Asghar Saleh, yang merupakan Wakil Manajer Malut United. Potret tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa proses transisi kepemilikan PSIS memang sudah berjalan.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Yoyok Sukawi maupun manajemen PSIS Semarang. Namun, para suporter menyambut hangat kabar tersebut dengan harapan besar agar tim kebanggaan mereka bisa lolos dari dasar klasemen grup timur Pegadaian Championship dan dapat promosi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dengan masuknya David Glen, publik menilai PSIS memiliki peluang besar untuk bangkit. Bukan hanya dari sisi finansial, tetapi juga dalam hal profesionalisme dan pembinaan tim.

Kini, para pendukung Mahesa Jenar hanya menunggu gebrakan nyata di lapangan. Apakah PSIS benar-benar siap membuka lembaran baru di bawah kepemimpinan sang bos baru.

(Sando)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *