Semarak Puncak BBGRM di Kelurahan Meteseh Kota Semarang

0 0
Read Time:2 Minute, 57 Second

MEDIA SUARA INDO – Suasana hangat penuh semangat tampak mewarnai Minggu pagi di Dukuh Teseh RW 04 yang berbatasan dengan RW 31, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada hari Minggu, 10/08/2025.


Ratusan warga dari berbagai kalangan berkumpul untuk memperingati Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), mereka dengan antusias mengikuti acara ini mulai dari senam bersama, penyantunan anak yatim, selanjutnya turun langsung ikut penanaman pohon dan ikut membersihkan lingkungan.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan aksi nyata warga Kelurahan Meteseh terhadap lingkungan serta menjadi simbol kuatnya nilai kebersamaan yang masih mengakar dalam masyarakat.

Kegiatan BBGRM ini digagas oleh LPMK Kelurahan Meteseh bekerja sama dengan perangkat Kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat, pemuda, dan ibu-ibu PKK, UMKM, dan warga Kelurahan Meteseh.

Tema Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ini adalah “Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, Kita Dayagunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Sebagai Mitra Pemerintah”.

Hadir dalam acara tersebut, Lely Purwandari Anggota Dewan DPRD Komisi D Kota Semarang, Hani Hapsari Sugiyanto, S AP mewakili Camat Tembalang, Joko Rahmantoko, S.Tr selaku Lurah Meteseh, Ketua PKK Kelurahan Meteseh, Ketua RW 01 sampai dengan RW 31 Kelurahan Meteseh dan juga warga kelurahan Meteseh.

Acara diawali dengan Senam bersama, para peserta terlihat ikut Senam bersama dengan diiringi music mereka mengikuti irama dengan menggerakkan badan. Saat senam dimulai, gerakan tubuh yang serasi dan semangat yang terpatri di wajah-wajah para peserta senam menunjukkan betapa pentingnya momen kebersamaan ini. Namun, lebih dari sekadar senam, momen ini merupakan simbol dari kerja sama dan kesatuan. Setiap gerakan yang dilakukan bersama menciptakan ikatan yang lebih erat, menghilangkan perbedaan, dan membangun rasa kebersamaan yang mendalam di dalam hati masing-masing.

Setelah senam peserta secara bersama-sama membersihkan lingkungan di sekitar tempat itu tepatnya di RW 4 dan RW 31. Secara simbolis Lely Purwandari Anggota Dewan Komisi D Kota Semarang secara simbolis menyerahkan bibit tanaman kepada Lurah Meteseh untuk ditanam bersama dengan warga. Warga secara bergotong royong menanam puluhan bibit tanaman dan membersihkan lingkungan sekitar dengan menyapu jalan kampung, membersihkan selokan, memangkas rumput liar, dan merapikan fasilitas umum.

Lurah Meteseh, Bapak Joko Rahmantoko, S.Tr, yang hadir langsung memantau kegiatan, dalam sambutannya Joko menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjalin kebersamaan untuk membangun Kelurahan Meteseh dengan berbagai macam kegiatan salah satunya adalah kegiatan kerja bakti, kemudian kegiatan bakti sosial kepada masyarakat kita dan juga dimulainya kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke 80 tahun 2025 sehingga jiwa patriot dan nasional kita selalu terjaga.

Ketua LPMK Kelurahaan Meteseh, Rimpono, menyampaikan bahwa budaya gotong royong sudah menjadi kebiasaan yang tumbuh dari keseharian warga. Ia menekankan bahwa BBGRM bukan hanya agenda tahunan semata, tetapi menjadi momen penting untuk menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong yang menjadi identitas kuat masyarakat khususnya di Kelurahan Meteseh.

“Kami ingin menunjukkan bahwa gotong royong bukan sekadar slogan, tapi sudah menjadi gaya hidup. Kali ini, kami juga mengajak lebih banyak pihak, termasuk generasi muda dan ibu-ibu,” katanya.

Tak hanya membersihkan lingkungan, kegiatan BBGRM ini juga mengajak masyarakat untuk menanam pohon dilanjut pemberian santunan kepada anak yatim.

Lely Purwandari, Anggota Dewan Komisi D DPRD Kota Semarang dalam sambutannya menyampaikan siap menerima aspirasi masukan dari Warga Meteseh, sudah banyak pengajuan pembangunan lewat dana aspirasi yang disampaikan ke mbak Lely dan sudah terealisasi pembangunan didaerah Meteseh ini. Namun masih ada beberapa PR pengajuan warga yang belum terealisasi, insya allah dalam waktu dekat ini pengajuannya akan segera terlaksana, imbuhnya.

Acara ini juga menjadi sarana silaturahmi antarwarga yang selama ini jarang bertemu karena kesibukan masing-masing. Suasana kekeluargaan kian terasa ketika kegiatan diakhiri dengan pengundian doorprice bagi warga yang ikut dalam kegiatan ini.

(Sando)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *