Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 Tahun 2024, Anak Terlindungi, Indonesia Maju

0 0
Read Time:2 Minute, 17 Second

MEDIA SUARA INDO – Setiap tahun peringatan Hari Anak Nasional (HAN) mengusung tema yang berbeda-beda. Tema tersebut menjadi salah satu misi yang difokuskan pada sebuah persoalan yang tengah terjadi di Indonesia. Misi ini dikemas dengan kalimat positif, kreatif dan bermakna.

Dilansir buku Pedoman Peringatan HAN ke-40, tema Hari Anak Nasional 2024 yakni “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Tema ini diusung oleh KemenPPPA untuk digunakan dalam membuat acara yang berkaitan dengan Hari Anak Nasional.

Anak Indonesia merupakan generasi masa depan bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Kondisi anak Indonesia saat ini seperti apa? Diluar sana, masih banyak anak-anak yang terlantar, anak-anak di jam sekolah yang berada di jalan, anak-anak yang tidak bisa sekolah, stunting, anak usia sekolah sudah bekerja, dan lain-lain. Setiap tahun kita selalu memperingati HAN setiap tanggal 23 Juli. Apakah dengan adanya peringatan tersebut, anak-anak Indonesia dengan berbagai permasalahannya sudah mendapatkan solusi?
Kewajiban siapa? Pemerintah? Masyarakat?

Sri Mulyati, S.Si, MT Dosen Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang mengungkapkan, HAN dirayakan sebagai momentum penting untuk mengampanyekan pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Menurut Sri Mulyati, UU Perlindungan Anak No 23 tahun 2002 sudah diganti dengan UU No 35 tahun 2014. Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juga mempertegas tentang perlunya pemberatan sanksi pidana dan denda bagi pelaku kejahatan terhadap Anak, untuk memberikan efek jera, serta mendorong adanya langkah konkret untuk memulihkan kembali fisik, psikis dan sosial Anak korban dan/atau Anak pelaku kejahatan. Hal tersebut perlu dilakukan untuk mengantisipasi Anak korban dan/atau Anak pelaku kejahatan di kemudian hari tidak menjadi pelaku kejahatan yang sama.

Kejahatan ada di sekitar kita, khususnya yang mengancam anak Indonesia mengharuskan kita agar lebih peka untuk melindungi anak-anak Indonesia. Dengan melindungi anak Indonesia ini, berarti kita telah menyelamatkan generasi mendatang agar dapat mewujudkan ”anak terlindungi, Indonesia maju”, imbuhnya.

Tentunya hal ini tugas utama pemerintah agar mampu melindungi anak Indonesia agar terpenuhi kebutuhannya baik secara fisik (kebutuhan pokok), psikis, dan pendidikan juga terjamin. Tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat sebagai bagian dari bangsa Indonesia untuk turut peduli kepada generasi mendatang agar selamat dari pengaruh negatif lingkungan, sejahtera dalam mendapatkan kebutuhan pokoknya, serta mendapatkan haknya agar mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya. Sehingga, tidak ada lagi anak-anak yang terlantar, anak-anak kurang gizi, anak-anak yang tidak sekolah, anak-anak yang mendapatkan kekerasan, dan diberikan beasiswa bagi anak-anak yang berprestasi, serta tersedianya pendidikan bagi anak-anak yang tidak mampu.

Langkah konkrit ini, dengan sinergitas semua pihak baik pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh elemen bangsa maka dapat mewujudkan Anak Sehat, Sejahtera dan bahagia dalam lingkup “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.

(Sando)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *