MEDIA SUARA INDO – Dr. H. Hendrar Prihadi, SE, MM yang merupakan Kader PDI Perjuangan yang juga Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI sejauh ini belum membentuk relawan untuk persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2024.
Berbeda dengan para Cagub dan Cawagub yang lainnya telah mempersiapkan diri untuk membentuk relawan dan bahkan fotonya sudah terpampang di beberapa sudut kota maupun di Kabupaten di Jawa Tengah.
Hendi menyatakan belum membentuk relawan, bahkan foto-fotonya belum terpampang di spanduk atau baleho-baleho di tempat public. Kalau saya bentuk-bentuk, saya ‘nglangkahi’ (melangkahi, red.) nanti,” kata sosok yang akrab disapa Hendi tersebut, di Semarang.
Hal tersebut disampaikan-nya usai menjadi pembicara kunci Focus Group Discussion (FGD) Sinergisitas Tata Kelola Sebagai “Early Warning System” Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kota Semarang 2024.
Yang jelas, Hendi menyampaikan bahwa dirinya sudah mendaftar sebagai bakal calon Gubernur Jateng melalui partai-nya untuk bertarung pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2024.
Warga Semarang maupun yang di luar kota Semarang terutama di Jawa Tengah, banyak yang menunggu kepastian pak Hendi untuk menjadi Calon Gubernur di daerahnya. Walaupun Hendi belum terlihat gambarnya di publikasi, namun warga Jawa Tengah sudah meyakini kalau pak Hendin nanti bisa terpilih menjadi Gubernur di Daerahnya.
Keputusan Hendi menjadi calon Gubernur Jateng menunggu keputusan dari DPP PDI Perjuangan yang nantinya akan mengeluarkan rekomendasi kepada siapa yang diusung maju pada Pilkada Jateng 2024.
“Semuanya saya kembalikan ke DPP, DPP mau kasih rekom (rekomendasi, red.) kepada siapa, kami akan laksanakan. Siapa pun itu. Pokoknya, kami siap dengan apapun keputusannya,” ujar mantan Wali Kota Semarang itu.
Di partai berlambang banteng, Hendi menjabat sebagai Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP), sayap organisasi PDI Perjuangan dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang.
Sebelumnya, Hendi resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Gubernur Jateng dengan mengembalikan formulir pendaftaran ke Kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, Kamis (30/5) lalu.
“Niat tulus ikhlas untuk berjuang, mudah-mudahan mendapat rekomendasi partai,” katanya, yang saat itu diterima oleh petugas penerima pendaftaran dari DPD PDI Perjuangan Jateng Joko Purnomo.
Diakuinya, dibutuhkan kemantapan hati dan berpikir lebih menyeluruh sebelum memutuskan untuk mendaftar, mengingat maju sebagai bakal calon Gubernur Jateng itu bukan merupakan angan-angan pribadi-nya.
“Semua untuk kepentingan Provinsi Jawa Tengah. Provinsi butuh pemimpin yang mengayomi,” ucapnya.
(Sando)
