MEDIA SUARA INDO – SEMARANG 19/08/2026, Musim bermekarannya bunga Tabebuya (Handranthus roseo-albus atau Tabebuia) kembali menyulap sudut Kota Semarang menjadi lebih asri dan memesona. Kawasan Jalan Madukoro Raya kini menjadi pusat perhatian warga setelah deretan pohon Tabebuya di sepanjang jalan tersebut mekar sempurna, menghadirkan pemandangan indah layaknya suasana musim semi di Jepang.
Fenomena mekarnya bunga berwarna merah muda dan putih ini tak ayal memikat perhatian masyarakat pengguna jalan maupun warga lokal. Banyak warga berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk menyaksikan langsung keindahan visual tersebut. Tak sedikit pula yang memanfaatkan momen langka ini untuk berswafoto (selfie) maupun mengabadikan gambar bersama keluarga dan teman dengan latar belakang guguran bunga Tabebuya.
Wiwin (24), salah satu warga Semarang yang sengaja datang ke Jalan Madukoro Raya, mengaku penasaran setelah melihat unggahan yang viral di media sosial.
“Ternyata aslinya memang sangat cantik. Mirip bunga Sakura. Lumayan untuk menambah koleksi foto dan mengisi konten media sosial tanpa perlu jauh-jauhi keluar negeri,” ujarnya.

Keberadaan pohon Tabebuya ini tidak hanya mempercantik estetika kota, tetapi juga menjadi daya tarik wisata publik yang memberikan hiburan gratis bagi masyarakat. Pemerintah Kota Semarang mengimbau kepada seluruh warga yang berkunjung untuk tetap menjaga ketertiban, tidak merusak tanaman, serta mengutamakan keselamatan lalu lintas saat berfoto di sekitar area jalan.
Masyarakat diproyeksikan masih terus memadati area Jalan Madukoro Raya selama beberapa hari ke depan sebelum masa mekar bunga Tabebuya berakhir.
Salah satu warga lokal, Novita (21), mengaku sengaja datang jauh-jauh dari kawasan Tembalang setelah melihat keindahan tabebuya Madukoro di media sosial. “Penasaran banget karena di Instagram lewat terus. Ternyata pas datang langsung memang bagus sekali, serasa tidak sedang di Semarang,” ujarnya.
Pemerintah Kota Semarang mengimbau masyarakat yang berkunjung untuk tetap menjaga ketertiban, tidak merusak fasilitas umum, serta mengutamakan keselamatan lalu lintas saat mengambil foto di sekitar tepi jalan raya. Mekarnya bunga tabebuya ini diperkirakan berlangsung selama kurun waktu satu hingga dua minggu ke depan sebelum gugur sepenuhnya.
Tabebuya sering di sebut sebagai “Sakura-nya Indonesia” karena bentuk bunganya yang mirip bunga Sakura saat bermekaran.
Ciri-ciri utama Tabebuya :
Warna Bunga : Merah muda (Pink), Putih dan Kuning (Handroanthus Chrysotrichus). Bentuk bunganya seperti terompet kecil yang tumbuh dalam rumputan lebat. Bunga ini biasanya bermekaran secara serentak menjelang atau selama musim kemarau. Sering kali membuat daun-daunnya gugur sehingga pohon didominasi oleh warna bunga.
(Sando)
