Selamatkan Pohon Nagasari Ratusan Tahun, Evakuasi libatkan Ahli dari Balai Perbenihan dan komunitas Bonsai Jogja

0 0
Read Time:1 Minute, 9 Second

MEDIA SUARA INDO – Upaya pelestarian pohon langka kembali dilakukan di DIY. Pohon Nagasari/Gandek yang diperkirakan berusia ratusan tahun berhasil dievakuasi dari sebuah perumahan di Kabupaten Purworejo pada Jumat, 17 Juli 2026.

Proses pemindahan menggunakan alat berat crane, backhoe, dan truk losbak Lokasi awal pohon berada di belakang rumah Bapak Ambyah di Perumahan Kabupaten Purworejo Jawa tengah

Heribert selaku pendana dan pecinta pohon langka, menjelaskan proses ini sudah direncanakan selama 2 tahun. Diawali dengan pencangkokan akar agar pohon bisa bertahan hidup.

“Sebelum melakukan evakuasi, saya sering berkonsultasi juga dengan Tenaga Ahli Pengendali Ekosistem, M. Anis Fauzi, staf Balai Perbenihan Tanaman Hutan Wilayah III yang beralamat di Jl. Palagan Tentara Pelajar, Sleman, DIY,” jelas Bapak Heribert.

Selain itu, Komunitas Pecinta Bonsai Jogja juga dilibatkan sebagai teknisi lapangan. Mereka memastikan teknik pemindahan dan penanaman kembali dilakukan sesuai prosedur agar pohon tetap hidup.

Setelah dievakuasi, pohon tersebut akan ditanam di halaman samping Masjid Baitussalam, Tiyasan, Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DIY

Bapak Heribert juga menceritakan sejarah pohon berdasarkan penuturan Bapak Yuwono ,keturunan ke-6 dari penanam pohon tersebut. Bapak Yuwono meninggal sekitar 10 tahun lalu di usia 90-an.

“Biaya keseluruhan proses pemindahan ini mencapai lebih dari 20 juta rupiah. Kami lakukan ini murni untuk pelestarian,” tambah Bapak Heribert.

Dengan adanya dukungan ahli dan komunitas, diharapkan pohon Nagasari ini bisa lestari dan menjadi edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga pohon langka.

(Teguh/Sando)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *