MEDIA SUARA INDO – Dalam rangka kegiatan Pengabdian Masyarakat, Citivas Akademika Prodi Teknologi Radiologi Pencitraan Program Sarjana Terapan Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi, mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat dalam Program Sekolah Sehat Binaan Poltekkes Kemenkes Semarang Tahun 2024, acara diselenggarakan di MI Al Muttallimin, Kamis 12/12/2024.

MI Al Mutaallimin, merupakan salah satu sekolah yang dijadikan mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat dalam Program Sekolah Sehat binaan Poltekkes Kemenkes Semarang. Dalam rangkaian program pengabdian masyarakat tahun 2024 yang dilakukan oleh civitas akademika Prodi Teknologi Radiologi Pencitraan Program Sarjana Terapan Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi. Program Pengabdian masyarakat ini didanai dari DIPA Poltekkes Kemenkes Semarang tahun 2024. Permasalahan yang ada di masyarakat, tidak dapat kita selesaikan sendiri. Melainkan harus bahu-membahu, bersama-sama untuk berkontribusi, bersinergi, sesuai dengan kapasitas masing-masing berkolaborasi untuk menangani masalah stunting.

Kegiatan tahun ini bertajuk penurunan stunting melalui Intervensi Spesifik Pelangi Nusantara (Pelayanan Gizi dan Penyuluhan Kesehatan Anak Serta Remaja) yang sudah dilaksanakan secara terprogram dan berkelanjutan. Beberapa waktu lalu sudah dibentuk duta stunting yang terdiri dari siswa-siswi yang sudah ditunjuk untuk turut berpartisi dalam kampanye penurunan angka stunting di wilayah Meteseh. Duta Stunting di MI Al Mutaallimin ini kita beri nama DUSAMI. Peranan DUSAMI ini dimaksudkan untuk upaya pemberdayaan masyarakat dalam hal ini remaja agar turut berpartisipasi aktif untuk mengedukasi masyarakat melalui metode edukasi teman sebaya (EDU-BAYA). Anggota DUSAMI adalah sebagai berikut : Athaya Khansa Fairuzzia, Fairuz Assyaratu Rafa, Keyndi Khalila Azzahra, Latisha Allina Shaqy, Zaidan Zaki Ihsan Prasetyo dan guru pembimbing Bapak Ahmad Ulil Absor, S.PdI.

Melalui EDU-BAYA oleh DUSAMI ini kami tim civitas akademika Poltekkes Semarang yang diketuai oleh Ibu Sri Mulyati, S.Si, MT Bersama tim Bapak Rasyid, S.Si, MT dan Ibu Khansa Qonita Ramadhani, SST mengkader anggota DUSAMI agar bisa memahami tentang stunting, makanan bergizi untuk mencegah stunting, suplemen Tablet Tambah Darah untuk remaja (TTD), kesehatan pada remaja dan lain-lain. Edukasi ini dilakukan secara aktif baik luring maupun daring (melalui grup Whatsapp) dan melibatkan partisipasi aktif dari guru kelas agar dapat ikut memantau DUSAMI.
Dengan metode edukasi teman sebaya (EDU-BAYA) ini diharapkan DUSAMI dapat mentransfer knowledge, pemahaman mereka secara lebih menarik, fun (menyenangkan), dan lebih mudah bisa diterima dengan bahasa yang mudah mereka pahami. Sehingga sasaran edukasi di tingkat remaja akan lebih dapat dicerna, sehingga remaja yang menerima informasi ini dapat menjadi agent of change tentang stunting, penyebab stunting, cara mencegah stunting, makanan yang bergizi, perilaku hidup sehat di kalangan remaja, dan lain-lain. Hal ini dapat kita lihat dari kegiatan aksi nyata DUSAMI melalui EDU-BAYA tentang stunting. Kita doakan ya, agar anak-anak DUSAMI selalu sehat, dan berkontribusi mengajak teman-temannya untuk hidup sehat melalui Stunting, pengaturan pola makan untuk remaja, dan lain-lain.
Cegah Stunting, Itu Penting, Salam Sehat Indonesia, Bersyukur………
(Sando)
