MEDIA SUARA INDO – Personel gabungan TNI Polri tergabung dalam Satgas Damai Cartenz berhasil melumpuhkan 5 KKB Pegunungan Bintang. Pada operasi ini Satgas juga berhasil menyita 3 senjata api serta ratusan butir amunisi.
Kasatgas Humas Damai Cartenz 2023, AKBP Bayu Suseno menyampaikan, asal usul ketiga senjata api dan ratusan butir amunisi yang diamankan telah berhasil diidentifikasi.
“Dua Senpi merupakan senjata api organik Personil Satgas Pamtas 725/ Varoagi yg hilang pada tanggal 28 Juni 2019 (Saat Heli M1-17V5 HA-5138 TNI AD hilang kontak di Distrik Oksop) yaitu Senpi Panjang SS2 V3_K1 (Nomor Seri 93.004236) dan Pistol Brouning FN (Nomor Seri OT6117),” kata Bayu.
Sedangkan satu pucuk senjata api laras panjang warna hitam bertuliskan NOVESKE dengan teropong berwarna Hitam masih dalam proses identifikasi, Namun diduga kuat senjata api tersebut berasal dari Negara PNG yang dibeli Pasukan KKB Pegubin pada awal Tahun 2022.
Kemudian terkait ratusan amunisi yang ditemukan diduga kuat berasal dari sumber yang sama yaitu insiden Heli TNI AD yang hilang kontak dan juga pembelian dari PNG. Selain itu, proses identifikasi terhadap 5 jenasah KKB masih berlangsung.
“Ya benar, proses identifikasi jenazah masih berlangsung, kita pegang prinsip kehati-hatian dan ketelitian agar hasil identifikasi menjadi valid. Nanti hasilnya akan kami publikasikan,” tambah Bayu.
Sebelumnya, para prajurit TNI dari Tim Nanggala, yang berada dibawah Satgas Damai Cartenz Polri, berhasil melumpuhkan Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Sebanyak 5 orang KKB ditembak mati di wilayah Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan pada Sabtu (30/9) Pukul 06.00 WIT.
Tim Nanggala berhasil melaksanakan penindakan terhadap KSTP Kodap 35 di wilayah Serambakon Oksibil dengan hasil 3 pucuk senjata terdiri dari AR 10, SS1 dan pistol FN. Petugas juga menyita ratusan amunisi kaliber 5,56 mm dan 9 mm.
Tim Nanggala yang berkekuatan 18 orang tersebut merupakan gabungan dari Nanggala 2 dengan 9 Personel dan Nanggala 8 dengan 9 Personel. Tim Nanggala sudah tiba di Polres Oksibil dengan membawa Barang Bukti berupa Senjata laras panjang 1 AR-10, 1 SS1 dan 1 pistol FN dan ratusan amunisi kaliber 5,56 mm dan 9 mm.
“Laporan dari lapangan yang saya terima, Tim Nanggala TNI yang tergabung Satgas Damai Cartenz pagi ini berhasil melumpuhkan 5 KSTP dengan menembak mati, dan mengamankan 3 pucuk senjata serta ratusan amunisi kaliber 5,56 mm dan 9 mm, untuk KSTP lainnya melarikan diri beserta senjatanya,” kata Kapuspen TNI Laksama Muda Julius Widjojono.
(Sando)
