Gas Air Mata di Tembakkan Untuk Membubarkan Suporter PSIS yang Anarkis di Luar Stadion

0 0
Read Time:1 Minute, 31 Second

MEDIASUARAINDO.COM – Kericuhan terjadi di luar stadion Jatidiri Semarang. Ribuan suporter PSIS berusaha untuk masuk ke Stadion Jatidiri saat PSIS pertandinga inin malawan Persis, Jumat (17/2/2023). Mereka mencoba merangsek masuk menyaksikan pertandingan secara langsung.

Himbauan dari kepolisian kepada suporter PSIS ini sepertinya tidak di indahkan oleh para suporter. Dalam pantauan di lapangan, sempat terjadi bentrok dengan petugas. Para suporter juga terlihat melakukan pelemparan batu dan beberapa botol kaca terhadap para petugas yang menghadang. Aparat kepolisian pun terpaksa menembakan gas air mata dan mengamankan beberapa orang suporter PSIS Semarang.

Pertandingan antara PSIS Semarang vs Persis Solo memang tidak di ijinkan penonton masuk ke stadion oleh pihak kepolisian. Namun pada hari-H banyak suporter PSIS Semarang yang memaksa datang ke Stadion Jatidiri lantaran informasi pertandingan tanpa penonton sangat mendadak.

Para suporter berada di Stadion Jatidi sejak pukul 15.00 WIB. Namun karena tidak diperkenankan masuk, mereka mendesak untuk masuk sampai petugas kepolisian mengamankan beberapa orang.

Awal mula kericuhan sudah terjadi sejak pukul 15.50, kericuhan tampak bisa redam. Para petugas juga masih berjaga diwilayah tersebut untuk mengantisipasi terjadi kericuhan kembali.

Salah satu suporter PSIS Semarang, Adit (21 tahun) sebenarnya ia sudah tau klo pertandingan antara PSIS Melawan Persis Solo itu dilarang ada penonton. Namun karena pengumuman yang ia dapat terkesan mendadak sehingga membuatnya tetap nekad mendatangi Stadion Jatidiri.

Banyak suporter Semarang merasa kecewa karena larangan menggelar pertandingan tanpa penonton. Didik salah satu Suporter PSIS asal Kedungmundu mengatakan, terlihat suporter saling melempar batu ke petugas. Didik sempat terkena asap gas air mata, saat itu matanya mejadi perih karena kena gas air mata yang di lemparkan ke suporter.

Pertandingan antara kedua kesebelasan tersebut sempat terhenti pada menit ke 74. Hal itu disebabkan karena gas air mata masuk ke lapangan sehingga menimbulkan pemain dan bahkan wasit ikut merasakan perih di mata akibat asap gas air mata tersebut.

(Sando)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *