Sekolah Lansia “SEHATI” Kelurahan Meteseh Semarang, Adakan Sekolah Bagi Lansia Untuk Meningkatkan Taraf Hidup, Bahagia dan Produktif

0 0
Read Time:1 Minute, 58 Second

MEDIA SUARA INDO – Sekolah Lansia “SEHATI” Kelurahan Meteseh, mengadakkan Sekolah Lansia di Balai Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang Kota Semarang, Sabtu, 25/04/2026. Acara ini dalam rangka meningkatkan tarap hidup dan lansia lebih berbahagia dan produktif sekaligus mendukung program dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Acara ini diikuti sekitar 45 peserta dan 15 pengurus Lansia yang berdomisili di Kelurahan Meteseh, acara dihadiri oleh Camat Tembalang Bapak Adi A. Padang dan Lurah Meteseh Joko Rahmantoko.

Buhadi Mardiatmojo selaku Kepala Sekolah Lansia Kelurahan Meteseh, dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa program ini adalah program dari Dinas untuk tahun 2026,yg akan berlangsung sampai bulan Agustus dgn pelaksanaan pertemuan setiap bulan .dan Kelurahan Meteseh mendapat kepercayaan sebagai penyelenggara, tuturnya. Buhadi berharap dengan adanya sekolah lansia ini membuat lansia menjadi bahagia dan produktif.

Menurut Buhadi acara sekolah lansia ini akan diadakan pertemuan setiap bulan sebanyak 5 kali, mereka nanti akan di wisuda pada bulan Agustus 2026, katanya.

Sementara itu Camat Tembalang Bapak Eko Agus Padang Haryanto, S.STP, M.M. dlm sambutannya mengatakan, dgn adanya sekolah ini berharap dapat meningkatkan taraf hidup dan kesehatan serta akan selalu mensupport kegiatan para lansia.

Ibu Tri Handayani dari Dinas Pengendalian Penduduk dan KB selaku pemateri menyampaikan 7 Dimensi Lansia dan tahapan menuju Lansia Smart (Sehat, Mandiri, Aktif, Kreatif dan Tangguh), artinya walaupun usia sudah lanjut tapi mereka tetap bermanfaat untuk berkontribusi kepada negara.

Untuk diketahui, jumlah lansia terus meningkat setiap tahun, bahkan sejak tahun 2021 Indonesia telah memasuki struktur penduduk tua (ageing population), dimana sekitar satu dari 10 penduduk adalah lansia. Data Susenas Maret 2023 menunjukkan bahwa sebanyak 11,75 persen penduduk Indonesia adalah lansia. Maka sejak tahun 2023 BKKBN bekerjasama dengan Indonesia Ramah lansia (IRL) dalam upaya melakukan pemberdayaan lansia melalui integritas Sekolah lansia di Bina Keluarga Lansia (SL-BLK).

Sekolah Lansia adalah model pendidikan non formal bagi lanjut usia dengan menerapkan kurikulum terpadu yang memanfaatkan latihan, permainan dan senam untuk memberikan pengetahuan kepada peserta terkait bagaimana menjaga kemandirian dan mencegah penyakit degeneratif.

Dari sekolah Lansia kita menggali kemampuan para lansia. Banyak sekali lansia yang sebetulnya produktif, mereka masih bisa menyumbangkan ilmunya, masih bisa menyumbangkan tenaganya. Tapi karena tidak diberi ruang dan kesempatan sehingga tertutup.

Acara ini mendapat sambutan yang antusias dari peserta yang mengikuti sekolah ini. Acara ini menjadi heboh dengan diselingi games-games yang di pandu oleh ibu Kris Tarno, Ibu Ning dan Ibu Yuli.

(Sando)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *