Teroris Dumai Terciduk di Toko Buah Zaitun, MK Jarang di Rumah

Ketua RT 16 saat memberikan keterangan
0 0
Read Time:2 Minute, 34 Second

MEDIA SUARA INDO – Warga di hebohkan dengan berita penangkapan Tersangka teroris Dumai MK, satu dari empat teroris terciduk di Dumai-Rohul jarang di rumah. Disebutkan, toko buah Zaitun Dumai milik isteri keduanya.

Informasi dari berbagai sumber menyebutkan, teroris Dumai MK punya istri dua orang. Pemilik toko buah Zaitun adalah istrinya yang kedua.

“Setahu saya, yang punya toko buah Zaitun Dumai itu isterinya yang kedua. Dia (MK) pun jarang di sana,” ungkap Ajo mengaku pelanggan toko buah Zaitun Dumai, Ahad (25/11/23).

Menurut Ajo, teroris Dumai MK pria yang ramah dan pandai bergaul. Tersangka teroris itu juta rajin ke masjid. Hanya saja, dia memang tidak setiap hari berada di toko buah Zaitun Dumai.

Sehingga, ketika terjadi penggeledahan di toko buah Zaitun Dumai serta penangkapan MK, ia sangat kaget. “Tak menyangka, pria seperti MK itu dituduh jadi teroris,” sebut Ajo.

Sementara, Andre warga lainnya menambahkan kalau teroris MK merupakan perantau dari daerah Tanah Datar, Sumbar. Tak beda dengan pengakuan Ajo, Andre juga mengaku kaget dengan penangkapan teroris MK.

“Iya sangat kaget. Saya mengenal dia sebagai orang ramah dan taat beribadah,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua RT 16 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota, Zulkifli juga mengaku sangat kaget dengan penangkapan MK. Ia sangat kenal dengan MK yang merupakan sosok ramah dan rajin ke masjid.

“Kalau gerak gerik mencurigakan sih gak ada. Orangnya ramah, suka bergaul juga sama tetangga. Jadi gak ada rasa curiga dan kaget begitu diberitahu Densus akan menggeledah,” ujar Zulkifli didampingi Lurah Sukajadi Mirwan Nuzul, Selasa (21/11/23) lalu.

Diwartakan, empat teroris Riau yang dibekuk di toko buah Zaitun Dumai dan Rohul berencana meneror Mapolres Dumai, Nataru serta mengacaukan Pemilu.

Densus 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan terhadap empat teroris Riau. Penangkapan dilakukan di wilayah Dumai dan Rokan Hulu.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan keempat tersangka teroris Riau itu berinisial MK, MI, D, dan M. Mereka diringkus pada Selasa (21/11/23).

“Tersangka MK dan MI tergabung dalam kelompok RQ Jabal Noer sejak tahun 2014, dan merupakan anggota kelompok RP. Dimana, bulan September 2022 lalu akan melakukan amaliyah di Polres Dumai,” kata Ramadhan dalam keterangan tertulis, Rabu, (22/11/23).

Ramadhan menuturkan, keduanya juga merupakan buron dalam kasus perencanaan aksi teror di Polres Dumai. Namun, Ramadhan tidak membeberkan detail perihal sosok RQ Jabal Noer dan RP.

Kemudian, tersangka D merupakan simpatisan kelompok teror Anshor Daulah (AD). Dia ikut dalam perencanaan penyerangan Mapolres Dumai bersama MI dan MK.

Sementara, tersangka M, kata Ramadhan, diduga menyebarkan propaganda untuk mengacaukan Pemilu 2024. Lebih lagi, dia juga berencana untuk melaksanakan aksi teror saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.

Namun, Ramadhan belum menjelaskan lebih jauh, dari kelompok teror mana M berasal.

“Tersangka M melakukan propaganda di media sosial untuk membuat chaos Pemilu 2024 dan bersama seseorang berinisial S untuk membuat rencana amaliyah Natal dan Tahun Baru,” imbuh Ramadhan.

Keempat teroris Riau tersebut dibekuk di toko buah Zaitun, Bukitbatrem, Baganbesar serta Bumiayu (Bukit Cahaya) Dumai. Terakhir, polisi menyebut diantaranya ditangkap di wilayah Rohul.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa hp, laptop dan paspor. Penangkapan MK yang merupakan pemilik toko buah Zaitun Dumai, membuat lokasi TKP macet.

(Sando)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *