MEDIA SUARA INDO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi terkait usulan agar dirinya mencalonkan sebagai Ketua Umum PDIP untuk menggantikan Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, masih banyak anak muda yang berpotensi menjadi Ketum PDIP.
Setelah selesai menjabat sebagai kepala negara, Presiden Jokowi mengatakan kalau dirinya akan pensiun karena ingin kembali ke kampung halamannya, di Solo, Jawa Timur.
“Saya mau pensiun pulang ke Solo,” kata Presiden Jokowi, usai menghadiri kegiatan Upacara HUT ke-78 TNI, di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Kamis (5/10).
Presiden Jokowi mengaku banyak anak muda yang lebih berpotensi untuk dijadikan ketua umum PDIP melanjutkan jejak Megawati Soekarnoputri. Ia pun mengusulkan nama politisi PDIP yang lainnya, yaitu Puan Maharani dan Prananda Pranowo.
“Banyak yang muda-muda (Politisi PDIP), seperti Mbak Puan Maharani, Mas Prananda Prabowo gitu kan,” tandas Presiden Jokowi.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menuturkan dalam kepengurusan PDIP masih dipegang dengan keturunan Soekarno. Apalagi, ia mengungkapkan ada beberapa tahapan yang perlu dilewati.
“Bagi PDIP semua itu ada tahapan-tahapannya. Kalau saat ini adalah pemilu presiden yang serentak dengan pemilu legislatif,” tutur Hasti Kristiyanto.
Bagi PDIP, semua ada tahapan-tahapannya. Tahapan saat ini adalah pemilu presiden yang serentak dengan pemilu legislatif,” katanya di Gedung DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (2/10/2023).
Sebelumnya, putra dari Soekarno, Guntur Soekarnoputra menyatakan Presiden Jokowi ada kemungkinan bisa menjadi Ketua Umum PDIP. Setelah masa jabatannya habis sebagai Kepala Negara Republik Indonesia periode 2019-2024.
“Langkah Jokowi untuk menjadi Ketua Umum PDIP ini, sangat dimungkinkan,” pungkas Guntur.
(Sando)
