MEDIA SUARA INDO – Kecelakaan maut di Pintu keluar Tol Bawen Semarang Jawa Tengah yang melibatkan beberapa kendaraan ada Truk, mobil pribadi, dan beberapa unit sepeda motor, terjadi pada Sabtu (23/9/2023)
Kecelakaan Bawen ini diduga dipicu truk yang mengalami rem blong dan menabrak sejumlah kendaraan yang berhenti di lampu lalu lintas. Pada saat kejadian lampu lalu lintas sedang menyala merah. Video kejadian kecelakaan tersebut beredar di sejumlah media sosial. Kata “Bawen” juga menjadi trending di media sosial X atau Twitter dan dicuitkan hampir 3.000 unggahan.
Terlihat korban bersimbah darah ada yang kejepit kendaraan ada yang tergeletak di tengah jalan dengan himpitan kendaraan, bahkan ada mobil yang terbalik.
Para pengguna jalan nampak berjibaku memberikan pertolongan seadanya dan semampunya, dan bagi yang tidak tega justru takut tidak berani menolong hanya bisa menjerit dan menangis,
Sementara informasi yang terhimpun kejadian kecelakaan maut di exit Tol Bawen diduga adanya Truck dengan no Pol AD 8911 IA yang di kemudikan oleh AGUS RIYANTO (44 Tahun) warga Klepu Krajan 03/01 Klepu Donorojo, mengalami rem blong.
Akibat kecelakaan tersebut, belasan sepeda motor dan sejumlah mobil pribadi mengalami kerusakan parah. Dari sejumlah video yang beredar, terlihat sepeda motor dalam kondisi hancur tak berbentuk. Sementara mobil, ringsek parah. Petugas kepolisian serta relawan masih melakulan evakuasi di lokasi kecelakaan. Mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk membersihkan jalanan karena banyak material kendaraan yang berserakan. Jalanan juga menjadi macet parah. Karena jalur ditutup untuk pembersihan, kendaraan yang akan ke Semarang macet sekitar tiga kilometer.
Sejumlah anggota kepolisian sudah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban serta mengatur lalu lintas.
Hal itu diungkapkan Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan.
“Masih kami dalami, semua anggota lagi di lapangan. Nanti kami sampaikan perkembangannya,” kata AKP Dwi Himawan.
Berdasarkan informasi, kecelakaan itu mengakibatkan 3 orang meninggal dunia. Sementara 24 orang mengalami luka-luka.
Jumlah korban masih bisa bertambah karena evakuasi dan pendataan masih dilakukan di lokasi.
(Sando)
