Puluhan IRT dan Ibu Hamil di Bogor Terpapar HIV, Gegara Suami Kerap “Jajan”

0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

MEDIA SUARA INDO – HIV adalah Virus yang menyerang kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Jika makin banyak sel CD4 yang hancur, daya tahan tubuh akan makin melemah sehingga rentan diserang berbagai penyakit.

Penularan HIV terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh penderita, seperti darah, sperma, cairan vagina, cairan anus, serta ASI. Perlu diketahui, HIV tidak menular melalui udara, air, keringat, air mata, air liur, gigitan nyamuk, atau sentuhan fisik.

HIV adalah penyakit seumur hidup. Dengan kata lain, virus HIV akan menetap di dalam tubuh penderita seumur hidupnya. Meski belum ada metode pengobatan untuk mengatasi HIV, tetapi ada obat yang bisa memperlambat perkembangan penyakit ini dan dapat meningkatkan harapan hidup penderita.

Kasus ibu rumah tangga dan ibu hamil terkena HIV di Kabupaten Bogor menunjukkan tren peningkatan. Sebagian besar dalam laporan lantaran terpapar suami diduga melakukan kegiatan seksual menyimpang.

Data dari Yayasan Lembaga Kajian Strategi (Lekas), pada 2021 total ada 428 kasus HIV/AIDS di Kabupaten Bogor. Sedangkan pada 2022, meningkat jadi 747 HIV/AIDS. Nah, 42 kasus di antaranya adalah ibu hamil positif HIV.
“Iya, ada tren peningkatan kasus ibu rumah tangga dan ibu hamil terkena HIV,” kata Ketua Yayasan Lembaga Kajian Strategi (Lekas), Muksin ZA dalam keterangannya, Senin 15 Mei 2023.

Kata dia, tingginya kasus ibu rumah tangga dan ibu hamil positif HIV dikarenakan banyaknya suami yang open BO alias “jajan” PSK.

“Ibu hamil dan ibu rumah tangga ini terpapar dari pasangan yang memiliki perilaku seks berisiko. Di antaranya sering open BO,” paparnya.

Kata dia, meningkatnya kasus ibu hamil dan ibu rumah tangga positif HIV harus menjadi perhatian serius Pemkab Bogor.

Karena jika tidak ditangani dengan serius bukan tidak mungkin kasus ibu rumah tangga positif HIV terus melonjak. “Pemerintah harus hadir,” paparnya.

Sementara itu, kata Muksin, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan ada sekitar 5.100 kasus baru ibu rumah tangga yang terkena HIV setiap tahun.

Dari jumlah tersebut, sebesar 33 persen ibu rumah tangga bisa terkonfirmasi positif HIV Sementara itu, secara umum, hal tersebut menyebabkan penularan HIV melalui jalur ibu ke anak sebesar 20-45 persen.

(Sando)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *