Suka Duka Mudik Lebaran Dengan Menggunakan Sepeda Motor

0 0
Read Time:2 Minute, 25 Second

MEDIA SUARA INDO – Salah satu tradisi Lebaran yang nggak boleh ketinggalan adalah mudik. Banyak orang berbondong-bondong kembali ke kampung halaman demi dapat berkumpul dengan sanak saudara untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama. Ada banyak cara orang untuk menuju ke kampung halaman, selain menggunakan moda transportasi umum, tak sedikit pula orang yang memilih mudik dengan mengendarai motor.

Dari sisi keamanan, mudik menggunakan motor dinilai lebih berisiko tinggi daripada menggunakan mobil ataupun moda transportasi umum lainnya. Namun, hal tersebut rupanya tidak menyurutkan niat beberapa orang yang untuk tetap mudik menggunakan sepeda motor. Buat kita yang sedang mempertimbangkan mudik naik motor, simak dulu deh suka dukanya mudik naik motor ini.

Arifin, salah satu pemudik asal Purwodadi saat di temui Awak Media di Jalan Mangkang Kota Semarang mengatakan, mudik tahun ini Arifin bersama Istri dan Anaknya mudik dari Jakarta ke Kampung Halamannya Purwodadi mengendarai sepeda motor, Kamis (20/04/2023). Menurutnya Arifin sudah tiga kali lebaran saat mudik menggunakan sepeda motor.

Perjalanan jauh tidak menjadi halangan buat Arifin dan keluarganya, tekatnya untuk bertemu dengan orang tua dan saudaranya di kampung sangat besar. Kendala yang di hadapi selama perjalanan adalah saat-saat terjadi kemacetan. Lelah dan mengantuk tentu saja menjadikan masalah.besar. Untuk mengantisipasi hal yang melelahkan Arifin selalu memanfaatkan untuk bersistirahat sejenak.

Budi Rustono, pria asal Kudus yang kebetulan sudah empat tahun bekerja di Bandung, kali ini Budi mudik bersama istrinya naik motor dari Bandung ke Kampung halamannya Mejobo Kudus.
Perjalanan dari Bandung ke Kudus, Budi sempat istirahat dalam perjalanan tiga kali. Alhamdulillah perjalanan berjalan lancar, walau sedikit kena macet di Brebes dan Pekalongan, katanya.
Saat di temui awak media di sela-sela istirahat Budi mengatakan kalau dia bersama istrinya dan anaknya berangkat dari Bandung jam 4 pagi, di perkirakan sampai Kudus jam 2 siang jika itu lancar.

Banyaknya jumlah orang yang melakukan mudik tentu saja akan membuat jalanan bakal penuh sesak. Hal ini bakal bikin kita berebut posisi di jalanan agar kita berada di jalan yang nyaman. Bayangkan saja, kondisi perjalanan jauh, lelah dengan barang bawaan yang banyak bisa bikin tingkat kemungkinan kecelakaan akan lebih besar.

Salah satu hal yang tidak dapat diprediksi dan bisa mengganggu perjalanan mudik menggunakan motor adalah cuaca yang tidak menentu. Apalagi, ketika hujan deras datang bakal lebih repot jika menggunakan motor, belum lagi kalau kondisi pinggiran jalan tidak memungkinkan untuk berteduh, bakal basah kuyup di perjalanan mudik.

Salah satu keuntungan kalau mudik menggunakan motor adalah kita nibisa bebas pergi ke mana saja saat sudah sampai di kota tujuan mudikmu. Sehingga, selain mudik, kamu juga bisa liburan dengan mengunjungi tempat-tempat ikonik di kota tujuan. Selain itu, kamu juga bisa dengan bebas bersilaturahmi Lebaran ke rumah sanak saudara lainnya.

Jika udah terbiasa menggunakan sepeda motor untuk moda transportasi mudik selama lebaran, cobain pakai kendaraan umum sekali-kali deh. Selain mencoba pengalaman baru, kamu juga dapat turut serta meminimalisir kemacetan di jalan raya. Jangan salah, transportasi umum di Indonesia sekarang udah nyaman.

(Sando)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *